UNP Gelar FGD Penyusunan Akreditasi Perguruan Tinggi, Hadirkan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT
Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT, Rektor UNP, Dekan FEB UNP (dari kiri ke kanan) saat acara FGD Penyusunan Akreditasi, Jumat (11/9/2026).
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG — Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Akreditasi Perguruan Tinggi dengan menghadirkan Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc., sebagai narasumber, Jumat (11/9/2026), di Ballroom UNP Hotel & Convention.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan UNP dalam menyusun dokumen akreditasi perguruan tinggi. FGD diikuti pimpinan universitas, pimpinan fakultas dan sekolah, serta tim yang terlibat dalam penyusunan dokumen akreditasi.
Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D., saat membuka kegiatan menegaskan bahwa akreditasi merupakan bagian penting dalam mengukur dan mengevaluasi pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Penilaian mencakup berbagai aspek pengelolaan institusi, mulai dari pendidikan, tata kelola, penelitian, sumber daya manusia, hingga sarana dan prasarana.
“Akreditasi penting. Apa yang dilakukan semuanya diukur dari sini,” ujar Krismadinata.
Ia mengatakan UNP terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari penguatan institusi. Salah satu target yang ditetapkan adalah meningkatkan jumlah dosen bergelar doktor hingga 1.000 orang pada 2029.
Saat ini, proporsi dosen bergelar doktor di UNP disebut telah mencapai sekitar 40 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 66 persen. Selain kualifikasi akademik, peningkatan jumlah dosen yang beralih dari jabatan Lektor Kepala ke Guru Besar juga terus didorong.
Menurut Krismadinata, peningkatan kualitas dan jabatan akademik dosen tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga merupakan bagian dari tanggung jawab institusi.
“Jabatan dan sekolah bukan tanggung jawab pribadi lagi, tetapi tanggung jawab institusi. Tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Rektor juga mengapresiasi kerja tim yang terlibat dalam penyusunan dokumen akreditasi. Ia berharap proses akreditasi tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja dan mendorong perbaikan berkelanjutan di lingkungan UNP.
“Kami minta evaluasi Prof. Ari hari ini terhadap laporan kita untuk menjadi lebih baik. Apa yang kita kerjakan itu yang kita laporkan, sehingga apa yang kita cita-citakan dapat terwujud dan bermanfaat bagi anak bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penjaminan Mutu Internal (BPMI) UNP, Prof. Dr. Abna Hidayati, S.Pd., M.Pd., mengatakan penyusunan dokumen akreditasi telah dimulai sejak Juli 2026 dan memasuki tahap intensif dalam tiga minggu terakhir.
“Kami sudah memulai proses ini sejak Juli 2026. Intensifnya tiga minggu terakhir, dan hari ini kedatangan Prof. Ari semakin memantapkan tim untuk submit 17 September,” kata Abna.
Melalui FGD tersebut, UNP berharap memperoleh masukan dan evaluasi untuk menyempurnakan dokumen akreditasi sekaligus memastikan proses penjaminan mutu berjalan secara sistematis dan berkelanjutan.(*)
Editor :Andry