Retakan Besar Muncul di Bukit Cendawan: Warga Batu Busuk Diminta Segera Jauhi Lereng
Penampakan Batu Busuk pasca banjir bandang.
SIGAPNEWS.CO.ID | PADANG — Ancaman longsor kembali membayangi kawasan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, setelah hujan deras mengguyur Kota Padang sepanjang Minggu (7/12/2025). Pemerintah setempat meningkatkan status kewaspadaan usai ditemukannya retakan besar pada tubuh Bukit Cendawan — sebuah tanda alam yang biasanya muncul menjelang pergerakan tanah.
Peringatan ini disampaikan Camat Pauh, Titin Masfetrin, yang menegaskan bahwa kondisi di lapangan sudah cukup mengkhawatirkan.
Retakan Menganga Jadi Tanda Bahaya
Hasil survei teknis Dinas Kehutanan Sumbar pada akhir pekan lalu menunjukkan adanya beberapa titik rengkahan tanah yang dianggap tidak wajar. Struktur tanah di kawasan itu disebut sudah dalam kondisi rapuh, sehingga guyuran hujan menjadi pemicu yang bisa mempercepat luncuran material longsor.
“Survei menemukan rengkahan-rengkahan di Bukit Cendawan. Ini serius. Kami imbau warga Batu Busuk yang tinggal dekat lereng untuk segera menjauhi area tersebut,” ujar Titin.
Evakuasi Dini Sangat Disarankan
Titin menegaskan imbauan ini bukan sekadar kewaspadaan umum. Warga diminta berpindah sementara ke lokasi yang lebih aman, bukan menunggu tanda-tanda bencana terlihat jelas.
“Langkah preventif jauh lebih penting. Jangan tunggu situasi memburuk,” katanya.
Ia juga meminta masyarakat memperhatikan kelompok rentan — lansia, anak-anak, dan ibu hamil — yang paling sulit dievakuasi dalam keadaan darurat.
Ancaman Ganda: Longsor dan Banjir
Selain potensi longsor, kawasan Batu Busuk juga memiliki riwayat banjir ketika curah hujan tinggi. Kombinasi dua ancaman ini membuat pemerintah meminta warga meningkatkan kewaspadaan secara signifikan.
“Warga diharapkan berhati-hati dan berpindah dulu dari titik rawan,” ujar Titin.
Cuaca Tidak Bersahabat Sejak Pagi
Pantauan Minggu menunjukkan hujan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian besar Kota Padang hampir sepanjang hari. Kondisi ini membuat tanah semakin jenuh air dan memperbesar kemungkinan terjadinya pergerakan tanah tiba-tiba.
Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan segera mengevakuasi diri jika melihat tanda bahaya seperti air keruh dari hulu, suara gemuruh, atau retakan tanah baru.
Ancaman longsor di Bukit Cendawan kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, sementara warga di Batu Busuk diminta bergerak cepat demi keselamatan.(*)
Editor :Andry