Tiga Emas Adis Jadi Bukti Regenerasi Panahan Sawahlunto
Ketua KONI Sawahlunto H Jhon Reflita menyerahkan bonus uang tunai langsung sebesar Rp 6 juta kepada M Adis Abiyu Peraih 3 Medali Emas Porprov 2026 untuk Kota Sawahlunto.
SIGAPNEWS.CO.ID | SAWAHLUNTO — Prestasi gemilang ditorehkan atlet muda Kota Sawahlunto, Muhammad Adis Abiyu, pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Atlet Sawahlunto Archery Club tersebut sukses memborong tiga medali emas dari cabang olahraga panahan.
Tiga emas itu diraih Adis pada nomor kualifikasi standar nasional putra, eliminasi standar bow putra, dan eliminasi beregu. Seluruh nomor tersebut dipertandingkan pada 1 Oktober 2026 di kawasan PT Semen Padang.
Pada nomor kualifikasi standar nasional putra, Adis mencatat skor 319/306 untuk mengamankan medali emas. Performa tersebut kemudian dilanjutkan pada nomor eliminasi standar bow putra.
Di partai final, atlet kelahiran Solok, 10 Agustus 2008, itu berhasil mengalahkan lawannya dengan skor 7-3. Kemenangan tersebut memastikan emas keduanya untuk kontingen Kota Sawahlunto.
Adis kemudian kembali naik podium tertinggi pada nomor eliminasi beregu. Pertandingan berlangsung ketat hingga berakhir dengan skor 5-5. Penentuan juara akhirnya dilakukan melalui shoot off, dan tim Sawahlunto berhasil keluar sebagai pemenang.
Ketua KONI Sawahlunto H. Jhon Reflita menilai pencapaian Adis menjadi salah satu gambaran munculnya atlet-atlet muda potensial dari Kota Sawahlunto. Menurut Jhon, prestasi tersebut tidak hanya penting dari sisi perolehan medali, tetapi juga menunjukkan bahwa pembinaan dan regenerasi atlet di Sawahlunto mulai memperlihatkan hasil.
“Prestasi tiga medali emas ini tentu sangat membanggakan. Adis masih muda dan memiliki peluang yang sangat besar untuk berkembang. Ini menjadi bukti bahwa kita memiliki atlet-atlet muda yang mampu bersaing dan berprestasi,” ujar H. Jhon Reflita.
Jhon berharap capaian Adis dapat menjadi motivasi bagi atlet muda Sawahlunto lainnya untuk terus berlatih dan tidak cepat puas dengan prestasi yang telah diraih.
“Kita berharap prestasi ini tidak berhenti di Porprov. Masih ada jenjang yang lebih tinggi. Adis harus terus meningkatkan kemampuan dan kita dorong agar bisa bersaing di tingkat nasional,” katanya.
Adis mulai menekuni olahraga panahan sejak 2020. Ia bergabung dengan Sawahlunto Archery Club dan hingga kini masih dilatih Ryan Febryonas.
Turun di kategori standar nasional putra dengan menggunakan busur standar bow, Adis telah mengoleksi sejumlah prestasi sebelum tampil di Porprov XVI. Untuk Sawahlunto, ia pernah meraih tiga emas pada Porkot 2022.
Di tingkat Sumatera Barat, Adis mencatat satu perunggu pada Sumbar Open 2025 serta dua perak dan satu perunggu pada Padang Open 2022.
Di level nasional, ia pernah meraih dua perak dan satu perunggu pada Sirkuit Nasional Aceh 2022 serta satu perunggu pada Kejurnas Antar PPLP 2023. Prestasi Adis juga datang dari berbagai kejuaraan terbuka.
Ia meraih dua emas pada Jambi Open 2023, dua emas Piala Kapolres Tebo 2024, dua emas Piala Gubernur Bengkulu 2021, serta dua emas Piala Gubernur Pekanbaru 2026.
Rangkaian prestasi tersebut memperlihatkan konsistensi Adis sejak mulai mengenal panahan pada usia muda. Kini, setelah sukses menyumbangkan tiga emas pada Porprov XVI, ia mulai membidik tantangan berikutnya.
Target Adis adalah lolos babak kualifikasi PON 2027. Target tersebut sekaligus menjadi langkah penting untuk mengukur kemampuannya setelah berhasil mendominasi nomor yang diikutinya di tingkat provinsi.
Bagi Sawahlunto, munculnya atlet seperti Adis menjadi modal penting dalam menjaga kesinambungan prestasi olahraga daerah. Tiga emas yang diraihnya di Porprov XVI bukan hanya tambahan bagi perolehan medali kontingen, tetapi juga menjadi sinyal positif bagi regenerasi atlet panahan Sawahlunto.(*)
Editor :Andry