Jaga Jalan, Jaga Nyawa: Upaya Satlantas Polres Konawe Utara Edukasi Warga Lewat Baliho Keselamatan
Kapolres Konawe Utara, AKBP Rico Fernanda.
SIGAPNEWS.CO.ID | KONUT -- Di ruas jalan utama Kabupaten Konawe Utara, Kamis pagi itu tampak berbeda. Di antara lalu-lalang kendaraan dan hiruk pikuk aktivitas warga, berdiri tegak baliho-baliho baru dengan warna mencolok dan pesan yang mudah dicerna.
“Bawa Motor Gunakan Helm, Tertib di Jalan itu Bangga, Melanggar itu Malu,” begitu salah satu tulisan yang paling menarik perhatian.
Pemasangan baliho tersebut bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bagian dari gerakan edukasi keselamatan yang dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Konawe Utara. Upaya ini digagas untuk menghadapi meningkatnya volume kendaraan dan kecenderungan pengendara mengabaikan aturan dasar keselamatan.
“Keselamatan bukan hanya soal aturan, tetapi tentang menjaga diri sendiri dan orang lain,” kata IPTU Aldiansyah As’ad, Kasat Lantas Polres Konawe Utara, saat ditemui di lokasi pemasangan. “Kami ingin pesan ini hadir di ruang yang mudah dilihat warga setiap hari, agar membentuk kebiasaan berkendara yang lebih baik.”
Kolaborasi Banyak Pihak
Program ini berjalan melalui sinergi dengan Pemerintah Daerah Konawe Utara, Jasa Raharja, dan Dinas Perhubungan. Setiap instansi membawa perannya masing-masing, mulai dari penyediaan konten visual, pemetaan titik rawan kecelakaan, hingga distribusi materi edukasi.
Baliho-baliho ini ditempatkan di jalur-jalur yang selama ini tercatat memiliki tingkat risiko lebih tinggi bagi pengendara. Ada pula yang dipasang di area keramaian seperti pasar dan simpang empat yang sering dilalui pelajar.

“Kami ingin masyarakat melihat pesan ini bukan sebagai larangan, tetapi sebagai pengingat yang bersahabat,” lanjut IPTU Aldiansyah. “Kalau edukasi dilakukan dari hati, masyarakat juga akan menerima dengan senang hati.” tambahnya
Komitmen Kapolres: Edukasi sebagai Pondasi Kamtibmas
Kapolres Konawe Utara, AKBP Rico Fernanda, menyambut baik langkah Satlantas tersebut. Menurutnya, pendidikan tentang keselamatan berkendara merupakan bagian dari pelayanan yang paling nyata dirasakan masyarakat.
“Keselamatan berlalu lintas adalah bagian dari keamanan dan ketertiban masyarakat. Ketika pengendara patuh, maka potensi gangguan menurun, kecelakaan berkurang, dan masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang,” ujar AKBP Rico Fernanda.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa edukasi semacam ini harus berjalan berkesinambungan dan tidak berhenti hanya pada pemasangan baliho.
“Kami ingin pendekatan persuasif terus diperkuat. Tidak semua masalah lalu lintas harus diselesaikan dengan penindakan. Edukasi yang konsisten seringkali jauh lebih efektif,” ucap Kapolres yang juga merupakan alumni SMA 3 Padang angkatan 1999 itu.
Respons Masyarakat dan Harapan ke Depan
Beberapa pengendara yang melintas mengaku pesan-pesan pada baliho tersebut membuat mereka mengingat kembali pentingnya keselamatan diri. “Iya, kadang terburu-buru sampai lupa tali helm tidak dikancing. Ada tulisan seperti ini jadi malu sendiri,” tutur seorang pengemudi motor yang melintas"
Satlantas Polres Konawe Utara berharap, selain meningkatkan disiplin, langkah ini menjadi bagian dari budaya baru di jalan: bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.
AKBP Rico Fernanda mengakhiri dengan pesan penting, “Tidak ada perjalanan yang terlalu penting hingga harus mengorbankan nyawa. Jadilah pelopor keselamatan, mulai dari diri sendiri.”
Dengan pemasangan baliho ini, Polres Konawe Utara ingin memastikan setiap perjalanan warga dimulai dan diakhiri dengan selamat. Karena pada akhirnya, jalan bukan hanya ruang mobilitas—tetapi ruang kehidupan.(*)
Editor :Andry